Tetapi ketahuilah,
HANYA-lah ISLAM, satu-satunya agama yang di RIDHAI Allah Azza wa Jalla.
“Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kamu agamamu dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni’mat-Ku dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.”
2. Ali-`Imraan [3]: 19a
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam…”
-*-
Banyak diantara qt sering berkata, “… TERSERAH YANG DI ATAS”, karena berpikir bahwa Allah itu ada di langit atau di luar angkasa.
Tetapi ketahuilah,
Allah itu tidak hanya berada diatas, atau dimanapun, Allah Azza wa Jalla SANGAT DEKAT dengan diri qt.
Hal ini Allah sendiri nyatakan dengan firman-Nya dalam Al-Qur’an, Qaaf [50]: 16
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,”
Jadi mulailah dari sekarang berkatalah, “... TERSERAH Allah Azza wa Jalla.”
-*-
Banyak diantara qt sering berucap, ”GOD BLESS YOU (GBU)” (Tuhan memberkati kamu).
Tetapi ketahuilah,
Alangkah berpahalanya, sebagai seorang Muslim, qt membiasakan diri untuk berkata, ”ALLAH BLESS YOU (ABU)” (Barakah Allah untukmu).
Karena Allah sendiri nyatakan dengan firman-Nya dalam Al-Qur’an, Al Israa' [17]: 110a
“Katakanlah: ‘Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu berseru’,...”
-*-Banyak diantara qt bila terkejut, kagum ataupun mengungkapkan rasa, qt menyebut, ”OH MY GOD (OMG)” (Ya Tuhanku).
Di negeri ini kata-kata tersebut diartikan sebagai, ”Ya, ampun... atau Astaga… atau Wow, luarbiasa...”.
Tetapi ketahuilah,
Alangkah lebih barakah dan berpahala, sebagai seorang muslim, qt membiasakan diri mengucapkan,
“MASYA ALLAAH, SUBHANALLAAH, LA ILAAHA ILALLAAH atau ALLAAHU AKBAR”.
Hal ini dinyatakan langsung oleh Rasulullah saw. dalam hadits yang diriwayatkan oleh Samurah Ibnu Jundab ra.,
“Ucapan yang paling disukai Allah itu empat, engkau boleh memulainya dengan kalimat mana saja, yaitu;
1. MASYA ALLAAH (Maha suci Allah),
2. SUBHANALLAAH (Segala puji milik Allah),
3. LA ILAAHA ILALLAAH (Tidak ada Tuhan selain Allah)
4. dan ALLAAHU AKBAR (Allah Maha besar).”
(HR. Muslim)
-*-Banyak diantara qt bila mendoakan seseorang yang sudah wafat, qt berucap “… Ya Allah terimalah Almarhum/mah di SISI-Mu…”
Pertanyaannya,
“Mengapa mendoakan Almarhum/mah hanya di-SISI Allah Azza wa Jalla saja?”
Hak Allah menerima Beliau, dari mana saja… mau di SISI, mau di DEPAN, mau di BELAKANG… itu semua terserah Allah.
Alangkah baiknya, sebagai seorang muslim, qt membiasakan diri mendo’a-kan, “Ya Allah terimalah Almarhum/mah sesuai amal dan ibadahnya, dan sesuai dengan ridha-Mu atas Almarhum/mah. Tempatkanlah Almarhum/mah sebaik-baik tempat yang Engkau berikan”.
--***--
WALLAAHU TA’AALAA A’LAM BISH SHAWAAB

Tidak ada komentar:
Posting Komentar