Dzikir itu adalah ASMAA'UL-HUSNA.
Mengapa dikatakan penghulunya segala dzikir?
Karena hanya ASMAA'UL-HUSNA, yang berulang kali diingatkan Allah didalam Al-Qur'an, antara lain;
Nabi Muhammad saw. sendiri bersabda (sebagaimana telah diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra.),
- "Allah mempunyai ASMAA-UL-HUSNA (nama-nama agung yang sesuai dengan sifat-sifat Allah SWT), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut ASMAA-UL-HUSNA itu." (Al-A'raf [7]: 180)
- "Katakanlah: ‘Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru. Dia mempunyai al ASMAA-UL-HUSNA (nama-nama yang terbaik)’." Al-Israa' [17]: 110a).
- "Dialah Allah, tidak ada Tuhan/Illah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Dia mempunyai ASMAA-UL-HUSNA (nama-nama yang baik)." (Thaahaa [20]: 8)
"Sesungguhnya Allah SWT mempunyai 99 nama, yaitu seratus kurang satu, barangsiapa menghitungnya (menghafal seluruhnya) masuklah ia kedalam syurga."
(HR. Bukhari)
Sebagai penghulunya segala dzikir, ASMAA'UL-HUSNAmemiliki khasiat dan fadillah yang sungguh dahsyat. Diantaranya adalah:
Adapun rukun membaca ASMAA-UL-HUSNA adalah sebagai berikut:
- Barang siapa membacanya dengan rutin setiap hari sebanyak 1000 kali, niscaya Allah akan mengaruniakan kepada orang itu kesempurnaan keyakinan, segala keraguan dan ketidakpastian akan hilang dihatinya.
- Barang siapa membacanya pada hari Jumat sebelum shalat Jum’at, dalam keadaan suci dan bersih pakaiannya, maka Allah akan memudahkan segala permintaannya.
- Jika seorang yang sedang menderita suatu penyakit yang sulit disembuhkan, lalu ia berdzikir asma ini, niscaya ia akan sembuh dengan izin Allah.
- Waktu yang afdhal dalam mengamalkannya adalah setelah shalat Subuh, Maghrib atau Tahajud.
- Jumlah pengulangan yang afdhal minimal adalah 100, atau lebih (tentunya lebih baik).
- Biasakan sebelum memulai mengamalkannya, awali dengan membaca doa dibawah ini; LAA ILAAHA ILLALLAAHU WAHDAHUU LAA SYARIKALAH, LAHULMULKU WA LAHULHAMDU BIYADIHIL KHAIR, WA HUWA ALAA KULLI SYAI’IN QADIIR. LA ILAAHA ILLAA HUWALAHUL ASMAUL HUSNA.
- Dan apabila telah selesai jumlah pengulangannya, tutuplah dengan doa dibawah ini; SUBHAANA MALLAHUL ASMAUL HUSNA WASH SHIFAATUL ULYAA, SUBHAANA WA TA’AALAA, AMMA YAQUULUZH ZHAALIMUUNA, ULUWWAN KABIIRAA.
--***--

Tidak ada komentar:
Posting Komentar