Kupasan artikel ini dilengkapi pula dengan firman Allah dalam Al-Qur’anul Karim, Al-Hadits dan Atsar para Ulama.
Sesuai dengan judulnya, maka tulisan ini hanyalah sebagai pengetahuan ringan dan tidak membahas terlalu dalam.
Harapan q semoga tulisan ini dapat menambah pengetahuan qt semua dan semoga bermanfaat.
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia
melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.”
(Adz-Dzariyat: 56)
A. PENCIPTAAN JIN
Pada awal penciptaan alam semesta ini, Allah Azza wa Jalla menciptakan malaikat dan jin, jauh sebelum manusia. Mereka semua tinggal bersama di Syurga. Sampai saat manusia pertama Allah ciptakan, yaitu Nabi Adam as.
“Para malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api,
dan Adam diciptakan dari apa yang disifatkan kepada kalian.”
(HR. Muslim no. 2996, dari ’Aisyah ra.)
AL-QUR'AN
1. ”... padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu...”
(Al-An’aam [6]:100)
2. ”... Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.”
(Al-Hijr [15]: 27)
3. “Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.”
(Ar-Rahman [55]: 15)
Jelaslah bahwa jin diciptakan Allah, dari Nyala Api yang sangat panas.
-*-
B. GOLONGAN JIN
(Al-An’aam [6]:100)
2. ”... Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.”
(Al-Hijr [15]: 27)
3. “Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.”
(Ar-Rahman [55]: 15)
Jelaslah bahwa jin diciptakan Allah, dari Nyala Api yang sangat panas.
-*-
B. GOLONGAN JIN
Kaum jin, terdiri dari 3 golongan:
1. Jin Shalih/Baik atau Jin Muslim.
AL-QUR’AN
a. “Dan ingatlah ketika Kami hadapkan sekumpulan jin kepadamu yang mendengarkan Al-Qur`an... Wahai kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kamu dan melepaskan kamu dari azab yang pedih...”
(Al-Ahqaf [46]: 29-32)
b. Hai jama`ah jin dan manusia,...
(Ar-Rahmaan [55]: 33)
c. Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Qur`an), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur`an yang mena`jubkan,
(Al-Jin [72]: 1)
AL-HADITS
a. Rasulullah saw. bersabda,
”Allah menolong saya sehingga jin itu masuk Islam. Ia (jin tadi) tidak pernah menyuruh saya kecuali untuk kebaikan".
(HR. Muslim)
b. Rasulullah bersabda,
"Sesungguhnya di Madinah ada seorang jin yang sudah masuk Islam…”.
(HR. Muslim)
2. Jin Kafir
Mujahid berkata, Rasulullah bersabda,
"Sesungguhnya syaithan dan jin kafir itu takut oleh kalian sebagaimana kalian takut oleh mereka".
(HR. Ibnu Abi Dunya)
3. Jin Jahat, yang terdiri atas:
a. Iblis.
b. Syaithan.
-*-
C. KEHIDUPAN JIN
Pada umumnya kehidupan jin tidak jauh berbeda dengan manusia;
1. Makan dan minum
2. Menikah dan berketurunan
3. Melakukan berbagai jenis pekerjaan seperti manusia.
4. Merasakan berbagai keadaan seperti sakit, takut, kuat,
lemah, hidup dan mati.
-*-
D. KELEBIHAN JIN DARI MANUSIA
1. Kekuatan dan Kecepatan
2. Tidak terlihat
a. Kaum jin dapat melihat manusia, sedangkan manusia tidak dapat melihat wujud asli jin, kecuali Nabi Allah.
b. Menurut Ibnu Aqil sebagaimana dikutip asy-Syibli dalam bukunya Akam al-Marjan fi Ahkam al- Jann,mengatakan bahwa makhluk ini disebut dengan jin artinya yang tersembunyi, terhalang, tertutup.
Jelaslah jin adalah makhluk yang terhalang (tidak dapat dilihat) dengan kasat mata manusia.
3. Melahirkan
Jin sekali melahirkan anak sekitar 9-10 jin.
Abdullah bin Umar ra. berkata, Rasulullah bersabda,
4. Bisa berubah wujud
a. Dari Abu Tsa’labah ra., Rasulullah bersabda,
b. ”Allah Azza wa Jalla, memberikan kemampuan kepada mereka untuk berubah bentuk sehingga mereka menjadi udara karena jin yang masuk ke dalam tubuh manusia mampu untuk membesarkan diri dalam tubuh manusia sampai dia mampu menguasai seluruh badan manusia.”
(Kitab Ahkaamul Ta’ammul Ma’aal Jin wa aa’daaburroqo’ Asy Syar’iyyah)
-*-
E. TEMPAT TINGGAL JIN
1. Kaum jin juga memiliki tempat tinggal:
a. Jin Shalih, tinggal di masjid dan tempat-tempat yang baik
b. Jin Jahat, tinggal di kamar mandi dan tempat-tempat yang kotor.
(Nashihatii li Ahlis Sunnah Minal Jin)
2. Dari Zaid bin Arqam ra., Rasulullah bersabda,
"Sesungguhnya toilet-toilet itu dihuni oleh Jin..."
(HR. Abu Dawud, Nasa'i, Ibnu Majah dan Imam Ahmad)
Disadur dari Kitab Ahkaamul Ta’ammul Ma’aal Jin wa aa’daaburroqo’ Asy-Syar’iyyah (Hukum Berinteraksi Dengan JIN dan Adab-Adab Ruqyah yang Syar’i), diterjemahkan Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal Al-Bugisi Hafizhahulloh, Pustaka Ats Tsabat, Balikpapan.
a. “Dan ingatlah ketika Kami hadapkan sekumpulan jin kepadamu yang mendengarkan Al-Qur`an... Wahai kaum kami, terimalah (seruan) orang yang menyeru kepada Allah dan berimanlah kepada-Nya, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kamu dan melepaskan kamu dari azab yang pedih...”
(Al-Ahqaf [46]: 29-32)
b. Hai jama`ah jin dan manusia,...
(Ar-Rahmaan [55]: 33)
c. Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Qur`an), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur`an yang mena`jubkan,
(Al-Jin [72]: 1)
AL-HADITS
a. Rasulullah saw. bersabda,
”Allah menolong saya sehingga jin itu masuk Islam. Ia (jin tadi) tidak pernah menyuruh saya kecuali untuk kebaikan".
(HR. Muslim)
b. Rasulullah bersabda,
"Sesungguhnya di Madinah ada seorang jin yang sudah masuk Islam…”.
(HR. Muslim)
2. Jin Kafir
Mujahid berkata, Rasulullah bersabda,
"Sesungguhnya syaithan dan jin kafir itu takut oleh kalian sebagaimana kalian takut oleh mereka".
(HR. Ibnu Abi Dunya)
3. Jin Jahat, yang terdiri atas:
a. Iblis.
b. Syaithan.
-*-
C. KEHIDUPAN JIN
Pada umumnya kehidupan jin tidak jauh berbeda dengan manusia;
1. Makan dan minum
2. Menikah dan berketurunan
3. Melakukan berbagai jenis pekerjaan seperti manusia.
4. Merasakan berbagai keadaan seperti sakit, takut, kuat,
lemah, hidup dan mati.
-*-
D. KELEBIHAN JIN DARI MANUSIA
1. Kekuatan dan Kecepatan
”Berkata 'Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin,
’ Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya..."
(An-Naml [27]: 39)
2. Tidak terlihat
a. Kaum jin dapat melihat manusia, sedangkan manusia tidak dapat melihat wujud asli jin, kecuali Nabi Allah.
“Sesungguhnya ia (jin yang iblis) dan pengikut-pengikutnya melihat kamu di suatu keadaan yang kamu tidak bisa melihat mereka.”
(Al-A’raf [7]: 27)
b. Menurut Ibnu Aqil sebagaimana dikutip asy-Syibli dalam bukunya Akam al-Marjan fi Ahkam al- Jann,mengatakan bahwa makhluk ini disebut dengan jin artinya yang tersembunyi, terhalang, tertutup.
Jelaslah jin adalah makhluk yang terhalang (tidak dapat dilihat) dengan kasat mata manusia.
3. Melahirkan
Jin sekali melahirkan anak sekitar 9-10 jin.
Abdullah bin Umar ra. berkata, Rasulullah bersabda,
"... Tidak seorangpun manusia yang melahirkan seorang anak, kecuali jin melahirkan 9 anak".
(HR. Ibnu Abdil Barr, Ibnu Jarir, Hakim dan Ibn Abi Hatim).
4. Bisa berubah wujud
a. Dari Abu Tsa’labah ra., Rasulullah bersabda,
“Jin terdiri dari tiga kelompok; satu kelompok memiliki sayap dan mereka terbang di udara, satu kelompok berbentuk ular dan satu kelompok tidak menetap dan berpindah-pindah.”
[HR. Ath Thabrani (22/214-215) No. 573, Al Baihaqi dalam “Al Asma wa Ash Shifat” (827), Al Hakim (2/456) dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani ra. dalam ta’liqnya terhadap Kitab “Al Misykaat” (4148)]
b. ”Allah Azza wa Jalla, memberikan kemampuan kepada mereka untuk berubah bentuk sehingga mereka menjadi udara karena jin yang masuk ke dalam tubuh manusia mampu untuk membesarkan diri dalam tubuh manusia sampai dia mampu menguasai seluruh badan manusia.”
(Kitab Ahkaamul Ta’ammul Ma’aal Jin wa aa’daaburroqo’ Asy Syar’iyyah)
-*-
E. TEMPAT TINGGAL JIN
1. Kaum jin juga memiliki tempat tinggal:
a. Jin Shalih, tinggal di masjid dan tempat-tempat yang baik
b. Jin Jahat, tinggal di kamar mandi dan tempat-tempat yang kotor.
(Nashihatii li Ahlis Sunnah Minal Jin)
2. Dari Zaid bin Arqam ra., Rasulullah bersabda,
"Sesungguhnya toilet-toilet itu dihuni oleh Jin..."
(HR. Abu Dawud, Nasa'i, Ibnu Majah dan Imam Ahmad)
--***--

Tidak ada komentar:
Posting Komentar