“(Syaithan yang membisikkan itu) dari golongan jin dan manusia.”
(An-Nas [114]: 6)
ARTI SYAITHAN
ATSAR ULAMA
a. Ibnu Jarir ra. berkata,
“Syaithan artinya. ‘yang jauh dari kebenaran’ atau dari rahmat Allah”.
(Al-Misbahul Munir, hal. 313).
b. Ibnu Katsir ra. berkata,
“Syaithan adalah semua yang keluar dari tabiat jenisnya dengan kejelekan".
(Tafsir Ibnu Katsir, 2/127 dan Al-Qamus Al-Muhith. hal. 1071).
ATSAR ULAMA
“Jin itu makhluk dan syaithan itu sifat, ia melekat pada makhluk dan bukan berdiri sendiri. Syaithan diciptakan untuk memalingkan manusia dan menyesatkannya.”
(Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi)
Jadi jin jenis Syaithan, wujudnya mengikuti tubuh yang dimasukinya (manusia, binatang atau tumbuhan)
-*-
SYAITHAN ADA DIDALAM SETIAP MANUSIA PENDOSA
AL-QUR’AN
a. “Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaithan-syaithan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)...”
(Al-An’am [6]: 112)
b. Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.
(Al-Jin [72]: 6)
AL-HADITS
a. Al-Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Dzar ra., ia bertanya,
”... Wahai Rasulullah, apakah di kalangan manusia ada syaithan?”.
Rasulullah menjawab, “Ya”...
b. ”Sesungguhnya syaithan itu berjalan pada manusia melalui tempat jalannya darah...”
(HR. Imam Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Daud dan Ibnu Majah)
-*-
MANUSIA MU’MIN SANGGUP MENGALAHKAN SYAITHAN
AL-HADITS
1. "Sesungguhnya orang mu’min akan dapat mengendalikan (mengalahkan) syaithannya sebagaimana salah seorang dari kalian yang dapat mengendalikan untanya ketika bepergian"
(HR. Ahmad)
2. Mujahid berkata, Rasulullah bersabda,
"Syaithan itu sebenarnya sangat takut oleh salah seorang dari kalian (manusia). Oleh karena itu, apabila kamu mendapatinya, janganlah takut karena kalau takut, ia akan menunggangi kalian (mengganggu), akan tetapi kerasi (kasarilah), pasti ia akan pergi".
(HR. Ibnu Abi Dunya)
-*-
JIN, IBLIS & SYAITHAN AKAN MATI
AL-HADITS
Dari Ibnu Abbas ra., Rasulullah saw. bersabda,
"Aku berlindung dengan kegagahanMu, yang tidak ada Tuhan selain Engkau, yang tidak akan mati, sementara jin dan manusia, semuanya akan mati".
(HR. Bukhari)
--***--
DAFTAR PUSTAKA
1. Tafsir Al-Qur`anul ’Azhim, 3/94.2. Hikayat Ash-Shufiyyah, Muhammad Abu Al-Yusr 'Abidin.
3. Kitab Ahkaamul Ta’ammul Ma’aal Jin wa aa’daaburroqo’ Asy Syar’iyyah (Hukum Berinteraksi Dengan JIN dan Adab-Adab Ruqyah yang Syar’i), diterjemahkan Al-Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal Al-Bugisi Hafizhahulloh, Pustaka Ats Tsabat, Balikpapan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar