Berikut ini 3 ayat yang ditafsirkan seorang Tafzirul Qur’an masyur, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rhm. tentang Adzab Kubur;
1. “… Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, ...”
(Al An’aam [6]: 93b)
1. “… Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, ...”
(Al An’aam [6]: 93b)
Tafzir Qur’an-nya,
Adapun perkataan malaikat, “siksa yang sangat menghinakan”, adalah siksa di Alam Barzakh (alam kubur) karena Alam Barzakh adalah alam pertama setelah kematian.”
2. “Nanti mereka akan Kami siksa dua kali...“.
(At-Taubah [9]: 101a)
2. “Nanti mereka akan Kami siksa dua kali...“.
(At-Taubah [9]: 101a)
Tafzir Qur’an-nya,
Adapun kata,“siksa dua kali”, yang disebutkan dalam ayat ini adalah,
- siksa yang pertama adalah siksa di Alam Barzakh
- sementara siksa yang kedua adalah siksa Neraka.
3. “Ya Tuhan kami Engkau telah mematikan kami dua kali...”
(Al-Mu’min [40]: 11a)
Adapun kata, “mematikan kami dua kali”, yang disebutkan dalam ayat ini adalah,
- kematian pertama adalah ketika dalam bentuk nuthfah (air mani), ‘alaqoh (segumpal darah) dan mudgoh (sekerat daging).
- sementara kematian yang kedua adalah saat memasuki Alam Barzakh.
Rasulullah saw. bersabda,
“Allahumma inni a’udzu bika min ‘adzabil qobri, wa ‘adzabin naar, wa fitnatil mahyaa wal mamaat, wa syarri fitnatil masihid dajjal”.
Artinya,
“Jika salah seorang di antara kalian selesai tasyahud akhir (sebelum salam), mintalah perlindungan pada Allah Azza wa Jalla, dari 4 hal:
1. Siksa neraka jahannam.
2. Siksa kubur.
3. Penyimpangan ketika hidup dan mati.
4. Kejelekan Al-Masih Ad-Dajjal.”
(HR. Muslim, dari Abu Hurairah ra.)
--***--
SUMBER
At-Tafsir Al-Qoyyim, Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah rhm., Darul Kutub Al ‘Ilmiyyah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar