”Shalat mengantarkanmu menuju setengah perjalanan ke Syurga, Puasa mengantarkanmu hingga ke depan pintu Syurga, dan Shadaqah memasukanmu ke dalamnya.”
(Abdul Aziz bin Umair ra.)
Ada 3 ibadah yang paling di sukai Allah dari hamba-Nya yang Mu’min, yaitu:
1. SHALAT
2. PUASA
3. SHADAQAH
Ke-3 ibadah tersebut jelas tertera didalam Rukun Islam. Sedangkan perintah ini Allah firmankan di dalam banyak ayat di Al-Qur’an.
Tidak hanya firman Allah, di dalam Al-Hadits dan Atsar Ulama, ke-3 hal tersebut pun banyak didengungkan.
Dari ke-3 ibadah ini, 2 diperuntukkan untuk qt dan 1 khusus untuk Allah.
Apakah yang 2 dan 1 yang khusus itu?
Sebagaimana sabda Rasulullah saw.,
“Allah Ta’ala berfirman, ‘Semua amalan manusia adalah untuknya kecuali Puasa, karena Puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya’…”
(HR Bukhari dan Muslim)
Secara baku, ke-3 ibadah ini telah jelas, yaitu:
1. SHALAT; yang dimaksud disini pastilah Shalat Ma’tubah (Fardhu 5 waktu), Shalat-shalat Sunnah Mu’akad (Sunnah Utama) dan Shalat-shalat Sunnah lainnya.
2. PUASA; yang dimaksud disini pastilah Puasa Fardhu Ramadhan, Puasa-puasa Sunnah Mu’akad (Sunnah Utama) dan Puasa-puasa Sunnah lainnya.
3. SHADAQAH: yang terdiri atas;
a. Zakat Fitrah dan Zakat Maal.
b. Infaq.
c. Ilmu dan Harta.
Selain pelaksanaan secara transparan sebagaimana diuraikan diatas, ketahuilah,
3 IBADAH ISTIQAMAH YANG PALING DI SUKAI ALLAH
Rasulullah saw. bersabda,
Istiqamah yang bagaimana, yang paling Allah sukai?
Baiklah, mari q jelaskan secara ringkas.
1. SHALAT
Selain Shalat Ma’tubah (Fardhu 5 waktu), Shalat-shalat Sunnah Mu’akad (Sunnah Utama) dan Shalat-shalat Sunnah lainnya yang disebut dengan Shalat Baku. Sebaiknya dilengkapi pula dengan Shalat Perbuatan.
SHALAT PERBUATAN
a. SHALAT SHIDDIQ
Shalat yang tidak hanya menghafal bacaan dan gerakannya saja, tetapi mengerti dan menghayati arti shalat dan gerakannya juga. (Habluminallah)
b. SHALAT AMANAH
Shalat yang tidak hanya dijalankan dalam praktiknya saja pada waktu shalat, namun di implementasikan dan dipertahankan juga didalam kehidupan. (Habluminannas)
c. SHALAT TABLIGH
Bila kedua shalat diatas telah dengan istiqamah dijalankan maka realisasikanlah itu dalam profesi yang di jalani. (Habluminannar)
AL-QUR'AN
AL-HADITS
Dari Anas ra., Rasulullah saw. bersabda,
2. PUASA
Selain Puasa Fardhu Ramadhan, Puasa-puasa Sunnah Mu’akad (Sunnah Utama) dan Puasa-puasa Sunnah lainnya yang disebut dengan Puasa Baku. Sebaiknya dilengkapi pula dengan Puasa Perbuatan.
PUASA PERBUATAN
a. PUASA PANCA INDRA (Mata, Telinga, Hidung, Mulut dan Kulit)
Menjaga panca indra qt dari semua perbuatan yang dilarang Allah alias Haram.
b. PUASA HATI
Menjaga hati qt dari; Su’udhan, Iri bin Dengki, Ujub bin Riya dan Munafik.
c. PUASA NAFSU dan KESERAKAHAN
Mengajak qt kepada ’dzuhud’, rendah hati, legowo dan tawadhu’.
AL-QUR'AN
AL-HADITS
Rasulullah saw. bersabda,
3. SHADAQAH
Selain Zakat, Infaq, Ilmu dan Harta yang disebut Shadaqah Baku. Sebaiknya dilengkapi pula dengan Shadaqah Perbuatan.
SHADAQAH PERBUATAN
a. SHADAQAH IBADAH
Shalat Sunnah, Du’a, Dzikr dan Tadarus, yang pahalanya diperuntukan untuk orang lain.
b. AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR
Berbuat kebajikan bagi sesama. Juga membela yang benar dan memerangi kebathilan.
c. SHADAQAH SEDERHANA
Seringan-ringannya Shadaqah adalah Senyum.
AL-QUR'AN
AL-HADITS
Dari Abu Dzar ra., Rasulullah saw. bersabda,
SUMBER:
1. Al-Qur’an.
2. Al-Hadits.
Dari ke-3 ibadah ini, 2 diperuntukkan untuk qt dan 1 khusus untuk Allah.
Apakah yang 2 dan 1 yang khusus itu?
2 ibadah itu adalah Shalat dan Shadaqah.
Sedangkan 1 yang khusus untuk Allah, adalah Puasa.
Sebagaimana sabda Rasulullah saw.,
“Allah Ta’ala berfirman, ‘Semua amalan manusia adalah untuknya kecuali Puasa, karena Puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya’…”
(HR Bukhari dan Muslim)
Secara baku, ke-3 ibadah ini telah jelas, yaitu:
1. SHALAT; yang dimaksud disini pastilah Shalat Ma’tubah (Fardhu 5 waktu), Shalat-shalat Sunnah Mu’akad (Sunnah Utama) dan Shalat-shalat Sunnah lainnya.
2. PUASA; yang dimaksud disini pastilah Puasa Fardhu Ramadhan, Puasa-puasa Sunnah Mu’akad (Sunnah Utama) dan Puasa-puasa Sunnah lainnya.
3. SHADAQAH: yang terdiri atas;
a. Zakat Fitrah dan Zakat Maal.
b. Infaq.
c. Ilmu dan Harta.
Selain pelaksanaan secara transparan sebagaimana diuraikan diatas, ketahuilah,
Allah lebih menyukai bila pelaksanaannya diiringi dengan istiqamah alias terus menerus dan berkesinambungan.
-*-3 IBADAH ISTIQAMAH YANG PALING DI SUKAI ALLAH
Rasulullah saw. bersabda,
“Aku beriman kepada Allah, kemudian beristiqamahlah.”
(HR. Muslim dari Sufyan bin Abdullah ra.)
Istiqamah yang bagaimana, yang paling Allah sukai?
Baiklah, mari q jelaskan secara ringkas.
1. SHALAT
Selain Shalat Ma’tubah (Fardhu 5 waktu), Shalat-shalat Sunnah Mu’akad (Sunnah Utama) dan Shalat-shalat Sunnah lainnya yang disebut dengan Shalat Baku. Sebaiknya dilengkapi pula dengan Shalat Perbuatan.
SHALAT PERBUATAN
a. SHALAT SHIDDIQ
Shalat yang tidak hanya menghafal bacaan dan gerakannya saja, tetapi mengerti dan menghayati arti shalat dan gerakannya juga. (Habluminallah)
b. SHALAT AMANAH
Shalat yang tidak hanya dijalankan dalam praktiknya saja pada waktu shalat, namun di implementasikan dan dipertahankan juga didalam kehidupan. (Habluminannas)
c. SHALAT TABLIGH
Bila kedua shalat diatas telah dengan istiqamah dijalankan maka realisasikanlah itu dalam profesi yang di jalani. (Habluminannar)
AL-QUR'AN
“Apabila kamu telah menyelesaikan Shalat (Shalat Baku), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring (Shalat Perbuatan).”
(An-Nisaa`[4]: 103a)
AL-HADITS
Dari Anas ra., Rasulullah saw. bersabda,
“... dan shalatlah sebagaimana shalatnya seseorang yang mengira bahwa bisa Shalat (Shalat Perbuatan) selain Shalat (Shalat Baku) itu.”
(HR. Ad-Dailami di Musnad Firdaus, Al-Hafidz Ibnu Hajar menilainya hasan lalu diikuti Albani)
2. PUASA
Selain Puasa Fardhu Ramadhan, Puasa-puasa Sunnah Mu’akad (Sunnah Utama) dan Puasa-puasa Sunnah lainnya yang disebut dengan Puasa Baku. Sebaiknya dilengkapi pula dengan Puasa Perbuatan.
PUASA PERBUATAN
a. PUASA PANCA INDRA (Mata, Telinga, Hidung, Mulut dan Kulit)
Menjaga panca indra qt dari semua perbuatan yang dilarang Allah alias Haram.
b. PUASA HATI
Menjaga hati qt dari; Su’udhan, Iri bin Dengki, Ujub bin Riya dan Munafik.
c. PUASA NAFSU dan KESERAKAHAN
Mengajak qt kepada ’dzuhud’, rendah hati, legowo dan tawadhu’.
AL-QUR'AN
”Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah)...”
(Al-A`raaf [7]: 179)
AL-HADITS
Rasulullah saw. bersabda,
“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan nafsunya, maka Allah tidak berkepentingan terhadap apa yang dilakukannya berupa meninggalkan makan dan minum”.
(HR. Bukhari)
3. SHADAQAH
Selain Zakat, Infaq, Ilmu dan Harta yang disebut Shadaqah Baku. Sebaiknya dilengkapi pula dengan Shadaqah Perbuatan.
SHADAQAH PERBUATAN
a. SHADAQAH IBADAH
Shalat Sunnah, Du’a, Dzikr dan Tadarus, yang pahalanya diperuntukan untuk orang lain.
b. AMAR MA’RUF NAHI MUNKAR
Berbuat kebajikan bagi sesama. Juga membela yang benar dan memerangi kebathilan.
c. SHADAQAH SEDERHANA
Seringan-ringannya Shadaqah adalah Senyum.
AL-QUR'AN
”... barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya...”
Al-Baqarah (2): 112
AL-HADITS
Dari Abu Dzar ra., Rasulullah saw. bersabda,
“Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah shadaqah bagimu.”
(HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban)
--***--
SUMBER:
1. Al-Qur’an.
2. Al-Hadits.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar