Mereka itu adalah:
1. MANUSIA:
a. Mu’min pelaku Dosa Besar dan TIDAK (BELUM) berTaubat.
b. Agama Lain (Diluar Islam).
c. Kafirun (Orang Tidak Beragama).
2. JIN:
a. Muslim yang Jahat.
b. Kafir.
c. Iblis & Syaithan.
a. MU’MIN PELAKU DOSA BESAR DAN TIDAK BERTAUBAT
“Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang Mu`min lelaki dan wanita, kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka adzab Jahannam ...”
(Al-Buruuj [85]: 10)
Seorang Mu’min yang selama hidupnya telah melanggar 10 Perintah Akbar Allah (AL HUQUQ AL ASHRA) dan hingga wafatnya, ia sama sekali tidak (belum) bertaubat, maka dipastikan ia akan menikmati jilatan api neraka.
AL-QUR’AN
a. ”Dan orang-orang yang MENGERJAKAN KEJAHATAN, (mendapat) balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun dari (adzab) Allah, seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka; ... ”
(Yunus [10]: 27)
b. ”... sehingga Allah mengadzab orang-orang MUNAFIK (Dosa Besar) lelaki dan wanita ...”
(Al-Ahzab [33]: 73)
AL-HADITS
a. Dari Khalid bin Walid ra., Rasulullah saw. bersabda,
“Manusia yang paling dahsyat siksanya adalah orang yang paling bengis ketika menyiksa manusia di dunia.”
(HR. Imam Ahmad, Shahihul Jami’ no. 1009)
b. Dari Abu Umamah al-Bahili ra., Rasulullah saw. bersabda,
“… Kemudian keduanya membawaku, ternyata ada satu kaum yang digantung dalam keadaan kaki di atas dan mulut mereka robek-robek. Darah mengalir dari mulut mereka.
Aku berkata, ‘Mereka adalah orang yang berbuka di bulan puasa sebelum dihalalkan berbuka’.”
(HSR. Ibnu Khuzaimah ra. dan Ibnu Hibban ra., ash-Shahihah no 3951)
c. Dari Anas bin Malik ra., Rasulullah saw. bersabda,
“Pada malam Isra’ aku dibawa kepada beberapa kaum yang lidah mereka dipotong dengan gunting api. Setiap kali selesai dipotong, lidah itu kembali lagi. Aku berkata: “Siapa mereka itu, wahai Jibril?” Jibril berkata: “Mereka adalah para penceramah dari kalangan umatmu yang mereka mengucapkan apa yang tidak mereka lakukan dan mereka membaca Kitabullah, tapi tidak mengamalkannya.”
(Shahihul Jami’: 128)
d. Rasulullah bersabda,
”Penghuni neraka ialah orang yang buruk perilaku dan akhlaknya dan orang yang berjalan dengan sombong, sombong terhadap orang lain, menumpuk harta kekayaan dan bersifat kikir...”
(HR. Al Hakim dan Ahmad)
e. Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah saw. bersabda,
“Barangsiapa yang bunuh diri dengan besi di tangannya, dia akan menikam perutnya di dalam neraka jahannam yang kekal, ... Dan barangsiapa yang meminum racun lalu bunuh diri dengannya, maka dia akan meminumnya perlahan-lahan di dalam neraka jahannam yang kekal, ... Dan barangsiapa yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari atas gunung, dia akan jatuh ke dalam neraka jahannam yang kekal ...”
(HR. Bukhari [5778] dan Muslim [158])
b. AGAMA LAIN (di luar Islam)
”... biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya ...”
(Al-Hajj [22]: 40)
Didalam Al-Qur’an, Allah menyebutkan 3 agama lain diluar Islam, yaitu Yahudi, Nasrani dan Shabi’in, antara lain:
a. ”Sesungguhnya orang-orang Mu`min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabi’in, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal shalih, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, ...”
(Al-Baqarah [2]: 62)
b. ”Sesungguhnya orang-orang Mu`min, orang-orang Yahudi, Shabi’in dan orang-orang Nasrani, siapa saja (diantara mereka) yang benar-benar shalih, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”
(Al-Maaidah [5]: 69)
Selain kaum Mu’min pelaku Dosa Besar dan tidak (belum) berTaubat hingga wafatnya, kaum Yahudi dan Nasrani yang dzalim, juga merupakan Penghuni Neraka.
AL-QUR’AN
a. ”Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi’in, orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang Musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.”
(Al-Hajj [22]: 17)
b. ”Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu memberitahukan, bahwa sesungguhnya Dia akan mengirim kepada mereka (orang-orang Yahudi) sampai hari kiamat ...”
(Al-A`raaf [7]: 167)
c. ”Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah ..., maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.”
(At-Taubah [9]: 34)
c. KAFIR
“Sesungguhnya orang-orang kafir sesudah beriman, kemudian bertambah kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima taubatnya; dan merekalah orang-orang yang sesat.”
(Ali-`Imraan [3]: 90)
Kelompok berikut, yang juga Penghuni Neraka adalah kaum Kafirun.
Didalam Al-Qur’an, Kata Kafir yang dimaksud adalah:
a. Kufur at-tauhid (Menolak tauhid), yang mana dialamatkan kepada mereka yang menolak bahwa Tuhan itu satu. Sebagaimana firman Allah,
”Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman.”
(Al-Baqarah [2]: 6)
b. Kufur al-juhud, yang artinya ’mengingkari sesuatu’.
Sebagaimana firman Allah,
“..maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar (kafaru) kepadanya.”
(Al-Baqarah [2]: 89)
Kaum ini adalah kaum yang tidak mengakui adanya Tuhan, seperti:
- Sekte-sekte yang menjadikan pemimpinnya adalah Tuhan.
- Agama Pemuja Syaithan.
- Agama yang menghalalkan sex bebas.
- Agama yang meng-Illah-kan Emas, Berlian dan Uang.
- Atheis alias tidak beragama.
AL-QUR’AN
a. ”... sehingga Allah mengadzab ... dan orang-orang Musyrikin (Kafir) lelaki dan wanita; Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(Al-Ahzab [33]: 73)
b. "Dan orang-orang kafir bagi mereka neraka Jahannam. Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka adzabnya.Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kafir."
(An Najm [53]: 36)
c. "Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan adzab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".
(An Nisa’ [4]: 56)
d. "Sesungguhnya orang-orang yang kafir sekiranya mereka mempunyai apa yang di bumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu (pula) untuk menebus diri mereka dengan itu dari adzab hari kiamat, niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh adzab yang pedih. Mereka ingin keluar dari neraka padahal mereka sekali-sekali tidak dapat keluar daripadanya, dan mereka beroleh adzab yang kekal".
(Al Maidah [5]: 36-37)
AL-HADITS
Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah saw. bersabda,
“Sesungguhnya, tebal kulit seorang kafir (di neraka) ialah 42 hasta ukuran orang kuat yang besar. Giginya sebesar gunung Uhud, dan sungguh tempat duduknya dia di Jahannam seluas Makkah dan Madinah.”
(HR. At-Tirmidzi dan al-Hakim, Shahihul Jami’ no. 2110)
ATSAR ULAMA
An Nawawi rhm. menyatakan:
“Orang-orang kafir, yang mereka adalah ahli (penduduk) neraka dan berhak kekal (di dalamnya). Tidak akan mati di dalamnya, dan tidak akan hidup dengan kehidupan yang memberikan manfaat dan nyaman dengannya...”
-*-
2. JIN (MUSLIM JAHAT, KAFIR & IBLIS-SYAITHAN)
“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”
(Al-A`raaf [7]: 179)
Penghuni Neraka terakhir adalah kaum Jin yang terdiri atas:
a. Muslim yang Jahat.
b. Kafir.
c. Iblis & Syaithan
Al-Qur’an
a. “… sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahannam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya.”
(Huud [11]: 119b)
b. "Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia, ...Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)."
(Al-An`aam [6]: 128)
c. ”Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).”
(Ar-Rahmaan [55]: 35)
d. ”... kecuali Iblis. Dia adalah dari golongan jin, ...".
(Al-Kahfi [18]: 50)
--***--
SUMBER: Materi Pelajaran Padepokan Hikmah Ilham Taqwa - Insan Kamil

Tidak ada komentar:
Posting Komentar